Skip to main content

Posts

Organisatoris atau Mahasiswa biasa (?)

Semua calon mahasiswa sudah sepatutnya punya goals mau jadi apa setelah lulus. Kalau boleh saran sih sebaiknya apapun goalsnya coba deh berkecimpung di dunia keorganisasian ya minimal jadi panitia panitia kegiatan di kampus. Kenapa ? Jawabannya akan kalian rasain setelah lulus. Organisatoris atau tidak menurutku gak ada hubungannya sama prestasi di bidang akademik sama sekali. Akademik di kampus itu sebaiknya diimbangi dengan organisasi supaya kuantitas dan kualitas dirimu bernilai saat lulus nanti. 1.        Berawal dari Maba Pertama kali menjadi mahasiswa baru aku gak sama sekali kaget dengan kegiatan ospek karena kegiatan paskibra yang pernah di ikutin dulu di tingkat SD sama SMP rasanya lebih berat. Di jemur panas-panasan udah biasa. Di bentak, di cari-cari kesalahan oleh kaka tingkat hal yang wajar untuk membentuk keberanian diri dalam mempertahankan jawaban maupun mengemukakan pendapat. Ya tentu aku selalu menjawab apa yang menurutku harus di p...

Aku Pamit yah

Bumi yang kita kenal bulat ternyata masih saja banyak perdebatan dengan penyataan bumi itu datar. Langit yang identik berwarna biru saat cerah ternyata bisa saja terlihat abu walaupun cuaca sedang tidak mau hujan. Begitu pula dengan sebuah pertemuan yang tidak selamanya untuk menyatukan, Walaupun terlihat dekat tapi nyatanya ada alasan yang lebih baik diselesaikan saja pertemuan itu. Bumi cuma satu, kita berpijak diatasnya dan dibawah langit. Bisa saja kelak dipertemukan lagi olehnya. Tapi sekarang, aku pamit yah. Disini aku tidak melihat ada yang sedang di perjuangkan. Menciptakan sebuah pertemuan - pertemuan dalam satu waktu pun enggan. Biarkan alam yang mempertemukan kita lagi jika dia mau, Jika tidak, pertemuan kemarin kita cukupkan yah.  

Benakku Menari

Pilu yang menghampiri. Tak membuat duka menjadi tangis. Kecewa yang menyakiti.  Tak membuat diri mengurungkan hati.  Aku akan tetap bernyanyi,  dan bennaku menari.  Tidak ada dendam yang melukai.  Akan ku tebar bahagia  Karena itu sesederhana menikmati melodi. Membiarkan benakku loncat kesana kemari.  Bergerak riang tanpa beban.  Alunan musik yang berirama,  Akan melupakan semua kegundahan yang membelenggu.  Menarilah lupakan semua lara.

Hujan Datang

Hujan saat senja tidaklah diinginkan siapapun. Hujan datang tidak pada waktunya. Memang aku tahu itu bahwa, Tidak ada yang tahu kapan hujan akan datang. Apalagi jika ingin menolak, Itu bukan kuasaku. Terkadang hujan datang untuk memahami, Menemani airmata yang mengalir, Mengacau semua senyuman yang dipaksakan. Jadi biarkanlah hujan datang sesukanya.

Kuliah di Jurusan Kesehatan Masyarakat (?)

2013                                                     2017 Kenapasih pilih Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM ) ? Sejak kecil aku ngerasa punya jiwa sosial yang tinggi, rasa ingin tahu yang cukup tinggi juga dan akhirnya aku ngerasa perlu mencari passionnya aku dimana. Ikut beberapa test psikologi gitu dan hasilnya gakjauh dari manajemen, bisnis, sosial dan bidang kesehatan. Langsung coba browsing – browsing kuliah tuh ada jurusan apa sih, baca-baca artikel sampe blog orang orang yang kuliah. Memilih kuliah di dunia kesehatan yang murni (perawat ataupun dokter) bukan aku banget yang harus ngeliat benda jarum suntik atau bahkan darah yang bercecer. Sampe nemulah bacaan yang intinya di UI ada Fakultas Kesehatan Masyarakat. Pertentangan datang dari orangtua dan lingkungan yang sama-sama baru denger jurusan tersebut. “MAU JADI APA...

Beranikan Diri Melangkah Kedepan Meninggalkan yang Melukai

Semakin bertambah usia biasanya semakin bertambah pelik kehidupan yang dijalani. Dilema menentukan masa depan ditentukan pada saat menjalani prosesnya. Sedikit yang menyadari bahwa proses sangat mempengaruhi sebuah hasil. Dalam proses tidak semuanya dapat dilalui dengan mulus, hambatan pasti banyak dari segala faktor. Terkadang terlalu banyak mendengarkan omongan orang membuat diri kita enggan melanjutkan proses yang sudah di rencanakan. Bahkan hingga prestasi yang sudah kita ciptakan bisa saja tidak membuat kita bangga dengan banyaknya kontroversi. Beratnya menjalani proses memerlukan dukungan dari segala pihak selain keluarga salah satunya orang lain yang kita anggap istimewa, bagaimana kalau seandainya ditinggalkan pada masa berat menghadapi proses tersebut? Ya, tentu saja kehilangan support system itu sangat menyulitkan. Jadi bagaimana caranya untuk tetap bisa menjalani proses dengan hasil yang sesuai dengan rencana? 1. Berikan penolakkan dalam diri Kita tidak bisa mema...

Seharusnya

Harusnya, dengan mengenalku menjadi anugerah, Hingga menyakitiku menjadi pantangan bagimu, dan tersiksa ketika melihat tatap kekecewaan. Mencari 1000 cara menjadikan kebahagiaan yang nyata. Tidak perlu berucap berulang kali tentang cinta. Seharusnya begitu, Berjalan dengan sempurna. Cinta tak perlu memberi luka.