“… dan pada akhirnya dia memutuskan berlari bukan untuk
menghampiri namun dia memilih pergi, tidak menyakiti melainkan memilih untuk
memantaskan diri. Hingga akhirnya nanti dia akan kembali untuk memiliki. Ternyata
semuanya hampir sempurna. Hanya saja kamu tidak sabar menanti, dan memilih
berhenti untuk mencintai.”
Kau begitu indah untuk dilupakan Kau terlalu sulit untuk di kenang Kau terlalu sulit untuk ku lepaskan begitu saja Semua itu karna aku begitu menyayangimu Rasa cinta yang takkan pudar oleh waktu Betapa besar kasihku padamu sehingga tak bisa ku beranjak dari belenggu kerinduan Senyumanmu yang tak mampu pergi dari benakku Dan binaran matamu yang penuhi khayalku sehingga semakin sulit aku menutup lembaran kisah kita Maafkan bila ini membuatmu resah Tak mampu ku pungkiri kau terlalu sulit tuk di lupakan Biarkan aku bermimpi dalam kesepian Mengenangmu ditemani tetesan airmata Ku yakini semuanya telah terukir abadi dengan dan takkan ada yang mampu menghapusnya
Comments
Post a Comment