Skip to main content

Jika Nanti Tiba

Aku selalu bermimpi menggunakan pakain terbaik di harinya nanti.
Memliki pipi yang merona untuk kamu pandangi.
Aku ingin menjadi pusat perhatianmu, hingga tak berkedip.
Sepatu tinggi akan kupakai agar semampai.
Jangan khawatir akan ku genggam bunga cantik untuk mengiasi tanganku sebelum kau menyambutnya.
Tenanglah aku tak akan meminta kamu lebih,
Tak perlu menggunakan jas termahal pilihanmu
Tak perlu dasi dengan warna yang mencolok
Tak perlu membawa sebongkah berlian
Tak perlu takut untuk aku ragu padamu.
Jika akhirnya nanti aku membiarkanmu membawaku ke tempat yang paling diimpikan setiap pasangan
Itu berarti kepercayaanku sepenuhnya milikmu,
Tapi tolong jangan dibuat menjadi kesempatan.
cukup dengan kamu bersungguh sungguh mmenempatkanku di hatimu untuk memenuhinya.
Aku mau melalui semuanya denganmu.

Comments

Popular posts from this blog

kaulah arti cinta

Dalam kedinginan jiwaku Kau hadir mendekap erat dengan pelukan Dalam kesendirianku Kau isi dengan kemesraan Dalam kegalauan jiwaku tulusmu menghiburku Dalam kesepian malamku Kau hadir mengisi mimpiku Saat aku terjatuh Kau sedia menopangku Saat ku rapuh Kau mampu menuntunku Dan disaat aku terpuruk Kau hadir dengan penuh keyakinan memberikan semangat Tiada kata yang terindah untuk mu Karna kaulah arti dari sebuah cinta

cinta itu.....

Cinta itu bukan berarti modal awal untuk memiliki seseorang Tapi hadir untuk memberi kebahagiaan Cinta mampu merelakan orang yang kita cintai bahagia walau pun dengan orang lain Cinta yang suci berasal dari hati yang ikhlas Cinta sejati adalah untaian kata yang memiliki beribu arti Cinta memang butuh pengorbanan tapi tak berarti mengorbankan segalanya yang beralaskan materi Cinta itu akan sempurna bila hati mampu memberi dengan setulus hati

Hampir saja sempurna

“… dan pada akhirnya dia memutuskan berlari bukan untuk menghampiri namun dia memilih pergi, tidak menyakiti melainkan memilih untuk memantaskan diri. Hingga akhirnya nanti dia akan kembali untuk memiliki. Ternyata semuanya hampir sempurna. Hanya saja kamu tidak sabar menanti, dan memilih berhenti untuk mencintai.”