Skip to main content

"Selamanya"

aku tahu..
jika aku memiliki sesuatu apapun itu
tak mudah untuk menjadikannya selamanya
dan sulit untukku membiarkannya terlepas begitu saja
ku yakini bahwa tak mudah untuk selalu menjaga sebuah janji,sebuah kisah dan membuatnya menjadi selamanya
namun aku selalu berusaha untuk selalu ada untuknya agar tetap tinggal bersamaku dan untukku
aku memiliki sebuah nama yang begitu besar terukir dalam kisahku,hari-hariku
namun itu lah hidup, tak ada yang selamanya
begitu pula dengan nama yang indah yang selalu menjadi sosok pelindungku pergi begitu saja
meninggalkan aku disini sendiri, dalam kenangan yang sulit untuk terlupakan
ku coba memejamkan mata dan berharap waktu kan kembali saat ku membuka mata, memutar arah jarum jam kembali,namun apa daya semua itu tak membuat kisahku,waktuku, hari-hariku, kembali bersamanya lagi
kini aku hanya mampu mengagumi bukan memiliki seperti sejak dulu
seandainya dia tahu apa yang terjadi saat ini, dimana aku selalu ingin semuanya kembali seperti sejak dulu dan menjadikannya selamanya
karna hanya dengannya semuanya terasa begitu indah,terasa bahagia,dan aku mampu pahami arti dari sebuah kisah
dan hanya ini yang mampu aku tunjukan untuknya bahwa aku disini akan selalu terus tersenyum untuknya seperti dulu , dan akupun menyadari bahwa kau takan kembali lagi untuku 
tapi aku kan menjaga semuanya untuk selamanya

Comments

  1. reblog pisan ini mah =)))) curahan isi hati aku pisan iya anak kandung

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Kau

Kau begitu indah untuk dilupakan Kau terlalu sulit untuk di kenang Kau terlalu sulit untuk ku lepaskan begitu saja Semua itu karna aku begitu menyayangimu Rasa cinta yang takkan pudar oleh waktu Betapa besar kasihku padamu sehingga tak bisa ku beranjak dari belenggu kerinduan Senyumanmu yang tak mampu pergi dari benakku Dan binaran matamu yang penuhi khayalku sehingga semakin sulit aku menutup lembaran kisah kita Maafkan bila ini membuatmu resah Tak mampu ku pungkiri kau terlalu sulit tuk di lupakan Biarkan aku bermimpi dalam kesepian Mengenangmu ditemani tetesan airmata Ku yakini semuanya telah terukir abadi dengan dan takkan ada yang mampu menghapusnya

Di Sudut Keramaian

Aku menunggumu Sebagaimana kamu pernah bercerita, Bahwa nanti akan kau sampaikan isi dari hatimu Silih berganti mereka menghampiri Kala hati sepi menjadi ramai Tapi tak beranjak aku dari sudut keramaian Mencarimu yang ku kira akan datang Karena aku berharap Sesuai dengan rencana Tapi hingga akhirnya aku tetap sepi Dan sendiri Tidak ada kamu yang datang untuk bercerita Tidak ada kamu di sudut keramaian untukku.

Aku Tak Punya Arah

Aku tahu ini salah. Bukan tentang hati kita. Tetapi jarak di antara kita yang tidak memungkinkan salah satunya untuk menghampiri. Tidak mungkin? Aku tahu itu pasti terjadi. Kita tidak akan menjadi tua bersama di antara kursi yang bersebelahan. Jangan pernah bicara tentang masa depan. Aku takut. Karena aku tahu apa yang akan terjadi. Biarkan hari-hari kita seperti ini. Tetaplah menjadi hari ini untuk setiap harinya. Karena sebenarnya aku tidak punya arah Aku tidak punya arah.