Skip to main content

Kau

Kau begitu indah untuk dilupakan
Kau terlalu sulit untuk di kenang
Kau terlalu sulit untuk ku lepaskan begitu saja
Semua itu karna aku begitu menyayangimu
Rasa cinta yang takkan pudar oleh waktu
Betapa besar kasihku padamu sehingga tak bisa ku beranjak dari belenggu kerinduan
Senyumanmu yang tak mampu pergi dari benakku
Dan binaran matamu yang penuhi khayalku sehingga semakin sulit aku menutup lembaran kisah kita
Maafkan bila ini membuatmu resah
Tak mampu ku pungkiri kau terlalu sulit tuk di lupakan
Biarkan aku bermimpi dalam kesepian
Mengenangmu ditemani tetesan airmata
Ku yakini semuanya telah terukir abadi dengan dan takkan ada yang mampu menghapusnya

Comments

Popular posts from this blog

Di Sudut Keramaian

Aku menunggumu Sebagaimana kamu pernah bercerita, Bahwa nanti akan kau sampaikan isi dari hatimu Silih berganti mereka menghampiri Kala hati sepi menjadi ramai Tapi tak beranjak aku dari sudut keramaian Mencarimu yang ku kira akan datang Karena aku berharap Sesuai dengan rencana Tapi hingga akhirnya aku tetap sepi Dan sendiri Tidak ada kamu yang datang untuk bercerita Tidak ada kamu di sudut keramaian untukku.

Aku Tak Punya Arah

Aku tahu ini salah. Bukan tentang hati kita. Tetapi jarak di antara kita yang tidak memungkinkan salah satunya untuk menghampiri. Tidak mungkin? Aku tahu itu pasti terjadi. Kita tidak akan menjadi tua bersama di antara kursi yang bersebelahan. Jangan pernah bicara tentang masa depan. Aku takut. Karena aku tahu apa yang akan terjadi. Biarkan hari-hari kita seperti ini. Tetaplah menjadi hari ini untuk setiap harinya. Karena sebenarnya aku tidak punya arah Aku tidak punya arah.