Skip to main content

lepaskanlah

Terindah itu ada diantara banyak yang indah
Termanis akan terasa jika pernah merasakan berbagai yang pahit
Ingatlah akan selalu ada awal setelah akhir
Akan ada senyuman biarpun setelah tangis akibat luka yang mendalam
Sesuatu yang hilang mungkin tak selamanya akan kembali
Tapi lihatlah yang akan menghampirimu
Lihatlah akan ada yang menjadi penggantinya
Sama mungkin tidak
Lebih indah mungkin belum tentu
Tapi setidaknya ia mau menutup lukamu ketika kehilangan
Tugasmu tidaklah sulit
Berilah sedikit kepercayaan dan biarkan ia yang membuktikan
Jangan takut ketika gelap selagi masih ada harapan untuk mendapatkan cahaya
Jangan takut untuk tersesat selagi jalan keluar masih bisa di cari
Tapi jangan sampai jatuh di lobang yang pernah membuatmu terjatuh hingga sulit terbangun
Pelajarilah arah hingga kamu tidak lagi merasakan sakitnya.

Comments

Popular posts from this blog

kaulah arti cinta

Dalam kedinginan jiwaku Kau hadir mendekap erat dengan pelukan Dalam kesendirianku Kau isi dengan kemesraan Dalam kegalauan jiwaku tulusmu menghiburku Dalam kesepian malamku Kau hadir mengisi mimpiku Saat aku terjatuh Kau sedia menopangku Saat ku rapuh Kau mampu menuntunku Dan disaat aku terpuruk Kau hadir dengan penuh keyakinan memberikan semangat Tiada kata yang terindah untuk mu Karna kaulah arti dari sebuah cinta

cinta itu.....

Cinta itu bukan berarti modal awal untuk memiliki seseorang Tapi hadir untuk memberi kebahagiaan Cinta mampu merelakan orang yang kita cintai bahagia walau pun dengan orang lain Cinta yang suci berasal dari hati yang ikhlas Cinta sejati adalah untaian kata yang memiliki beribu arti Cinta memang butuh pengorbanan tapi tak berarti mengorbankan segalanya yang beralaskan materi Cinta itu akan sempurna bila hati mampu memberi dengan setulus hati

Hampir saja sempurna

“… dan pada akhirnya dia memutuskan berlari bukan untuk menghampiri namun dia memilih pergi, tidak menyakiti melainkan memilih untuk memantaskan diri. Hingga akhirnya nanti dia akan kembali untuk memiliki. Ternyata semuanya hampir sempurna. Hanya saja kamu tidak sabar menanti, dan memilih berhenti untuk mencintai.”